Contoh Makalah Tentang Manajemen Pembiayaan syariah




BAB I
PENDAHULUAN


https://hdkuliah.blogspot.com/2018/10/contoh-makalah-tentang-manajemen.html
   Latar Belakang

Dalam perbankan syari’ah terdapat beberapa manajemen pengaturan dalam bank salah satunya adalah manajemen pembiayaan. Manajemen pembiayaan merupakan aktivitas yang sangat penting karena dengan pembiayaan akan diperoleh sumber pendapatan utama dan menjadi penunjang kelangsungan usaha bank. Sebaliknya, bila pengelolaannya tidak baik akan menimbulkan permasalahan dan berhentinya usaha bank.
Oleh karena itu diperlukan adanya suatu manajemen pembiayaan syariah yang baik sehingga penyaluran dana kepada nasabah bisa efektif dan efisien sesuai dengan tujuan dari perusahaan maupun syariat Islam. Oleh karena itu kami sebagai penulis makalah mencoba memaparkan bagaimana konsep dari manajemen pembiayaan syariah dan jenis-jenis pembiayaan yang ada di Bank Syariah.

   Rumusan Masalah
1.      Apa itu manajemen pembiayaan Bank Syariah?
2.      Apa saja jenis-jenis pembiayaan yang ada di Bank Syariah?

   Tujuan
1.      Untuk mengetahui apa itu manajemen pembiayaan Bank Syariah.
2.      Untuk mengetahui apa saja jenis-jenis pembiayaan yang ada di Bank Syariah.


BAB II
PEMBAHASAN

       I.            Pengertian Manajemen Pembiayaan Bank Syari’ah

Manajemen pembiayaan bank syariah adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya yang dilakukan oleh Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah dalam hal pemberian fasilitas keuangan/finansial yang kepada pihak lain berdasarkan prinsip-prinsip syariah untuk mendukung kelancaran usaha maupun nntuk investasi yang telah direncanakan.

 Jenis-jenis Pembiayaan di Bank Syariah
1.      Pembiayaan Modal kerja Syari’ah
Konsep Dasar Modal Kerja mencakup 3 hal, yaitu:
a.       Modal kerja (working capital assets)
Modal kerja adalah modal lancar yang dipergunakan untuk mendukung operasional perusahaan sehari-hari sehingga perusahaan dapat beroperasi secara normal dan lancar. Beberapa pengguna modal kerja antara lain adalah pembayaran persekot pembelian bahan baku, pembayaran uph buruh, dan lain-lain.
b.      Modal kerja brutto (gross working capital)
Modal kerja brutto merupakan keseluruhan dari jumlah-jumlah aktiva lancar (current assets). Aktiva lancar merupakan aktiva yang sekali putar akan kembali dalam bentuk semula.
c.       Modal kerja netto (net working capital)
Modal kerja netto merupakan kelebihan aktiva lancar atas hutang lancar. Dengan konsep ini, sejumlah tertentu aktiva lancar harus digunakan untuk kepentingan pembayaran hutang lancar dan tidak boleh dipergunakan untuk keperluan lain. 

Penggolongan Modal Kerja

Berdasarkan penggunaannya, modal kerja dapat diklasifikasikan menjadi 2 golongan, yaitu:
a.       Modal kerja permanen
Modal kerja permanen berasal dari pembiayaan jangka panjang. Sumber pelunasan modal kerja permanen berasal dari laba bersih setelah pajak ditambah dengan penyusutan
b.      Modal kerja seasonal
Modal kerja seasonal bersumber dari modal jangka pendek dengan sumber pelunasan dari hasil penjualan barang dagangan, penerimaan hasil taguhan termin, atau dari penjualan hasil produksi

0 Response to "Contoh Makalah Tentang Manajemen Pembiayaan syariah"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel